WeCreativez WhatsApp Support
Konsultasi kepada kami, gratis!
Hi, ada yang bisa kami bantu?




Tips Digital Marketing dan Cara Memulainya

<br/><br/><br/>Tips Digital Marketing dan Cara Memulainya

Ketika berbicara tentang digital marketing, pikiran kita akan tertuju pada beberapa teknik pemasaran digital marketing yang umumnya di gunakan oleh masyarakat Indonesia saat ini. Beberapa contoh teknik pemasaran yang termasuk dalam digital marketing tersebut seperti SEO—Search Engine Optimization, Email marketing, Periklanan online—FB ads, Google Ads, dll. Sebagian entrepreneur Indonesia ada yang masih bertahan dengan mengandalkan marketing konvensional saja karena katanya menggunakan digital marketing cukup “merepotkan”. Untuk mereka yang sudah ingin menggunakan digital marketing yakni entrepreneur Indonesia yang dulunya hanya melakukan pemasaran offline, mulai beralih ke pemasaran modern/digital marketing cukup kebingungan harus memulai digital marketing dari mana. Untuk itu pada artikel kali ini, kita akan membahas tips-tips supaya digital marketing yang dilakukan bisa lebih optimal sesuai dengan kondisi dan konteks bisnis kita masing-masing. Yuk disimak!

  1.     Memperhatikan Aset Digital yang dimiliki

Tips pertama adalah tentang pentingnya bagi kita untuk memperhatikan aset digital yang dimiliki. Kenapa? Seperti halnya ketika kita ingin mendirikan sebuah bangunan, kita perlu tahu alat dan bahan apa saha yang kita miliki. Jika kita menyadari semua aset yang dimiliki untuk membuat bangunan yang kuat dan desain yang bagus kita jadi mengetahui fungsi masing-masing dan mana saja alat atau bahan yang paling strategis untuk digunakan untuk mengefektif dan mengefisienkan jalan menuju sesuatu yang kita inginkan. Begitu juga dengan aset digital marketing, masing-masing aset memiliki fungsi dan kekuatan yang khas.

Aset digital marketing sendiri yakni segala hal yang bisa memunculkan ketertarikan audiens digital pada bisnis kita. Tugas kita adalah mencari cara agar aset digital tersebut dapat teroptimalisasi, hal ini akan di bahas dipoint 2. Oleh sebab itu wajib bagi kita untuk memperhatikan aset digital yang dimiliki, mulai dari fungsi, lalu lintas traffic, content, hingga bisa menganalisis kelemahan, kekuatan, hingga potensinya kedepan berdasarkan keadaan real aset tersebut. Beberapa aset dalam digital marketing yang mungkin sudah kita punya seperti :

  • Website
  • Postingan blog
  • Akun media social
  • Identitas brand (logo, company profile)
  • Jejak online

Jadi mana aset digital yang kamu punya? Sudah menganalisis karakteristik dan nilai pentingnya bagi bisnis kamu saat ini?

 

  1. Mengoptimalkan Aset Digital

Melengkapi aset digital memang diperlukan untuk mempercepat digital marketing kita, tapi jangan lupa bahwa mengoptimalkan aset digital yang dimiliki adalah hal penting yang tidak boleh terlewatkan jika kita belum mampu melengkapi aset digital lainnya. Sayang kan, jika kita mencoba-coba membeli atau menggunakan aset digital lainnya sementara aset digital yang telah dimiliki tidak teroptimalkan dengan baik. Tentu saja hal ini membuat waktu serta biaya marketing menjadi tidak efektif dan efisien. Sebaliknya jika kita mampu mengoptimalkan setiap aset digital maka hasilnya akan lebih bisa meningkatkan visibilitas bisnis kita di dunia digital.

Misalnya, jika kita hanya memiliki Instagram yang sudah memiliki cukup konten yang bagus, maka kita bisa menggunakan Instagram ads untuk meningkatkan traffic. Atau jika kita sudah memiliki website, kita bisa menggunakan SEO untuk mengoptimasi website dan Google AdWords yang bisa lebih memastikan alamat website kita mudah di klik oleh pengunjung google, selain itu bisa juga menggunakan Instagram ads yang di hubungkan langsung dengan website kelita audiens Instagram mengklik iklan kita. Jangan lupa dengan kualitas konten yang menarik, sesuai karakter bisnis dan original. Banyak cara mengoptimalkan aset digital kita. Jika sudah memungkinkan, maka kita bisa melengkapi aset digital marketing untuk bisnis kita. Tapi ingat, pelajari dulu bagaimana cara kerja dan budget pengeluaran untuk digital marketing kita. Supaya kita bisa menilai worth it atau tidak. Jangan sampai kita hanya sekedar mengeluarkan budget tanpa tahu bagaimana dampaknya pada bisnis kita. Tentang budget lebih jelasnya akan kita bahas di point 3.

 

  1. Mengetahui tentang budget pengeluaran dalam digital marketing

Selanjutnya masalah budget. Urusan bisnis sekecil apapun pasti memiliki budget, apalagi hubungannya dengan digital marketing. Seperti marketing konvensional, dalam digital marketing pun kita wajib mengetahui budget pengeluaran yang perlu kita siapkan . Karena tiap teknik digital marketing memiliki cara kerja, efesiensi waktu yang di perlukan yang berbeda-beda. Misalnya SEO, di butuhkan minimal 6 bulan untuk melihat hasilnya. Begitu juga dengan Instagram ads yang bisa muncul di beranda audiens terpilih ataupun sesuai algoritma Instagram yang harus di lakukan beberapa kali dalam seminggu minimal 1-2 bulan. Instagram sendiri memiliki beberap range budget yang mempengaruhi intensitas iklan terlihat oleh audiens yang di targetkan. Jadi jangan lupa mencari tahu mengenai budget pengeluaran dari teknik digital marketing yang hendak di gunakan. Bila perlu konsultasikan pada digital marketing agency supaya budget yang dimiliki bisa lebih tepat sasaran.

 

  1. Mengetahui cara pengiklanan digital atau mencari perusahaan yang melayani pemasaran digital

Terakhir, coba deh cari tahu tentang cara pengiklanan digital yang saat ini umum digunakan karena kemudahan akses masyarakat luas. Sudah sempat kita singgung di point 3 bahwa setiap Teknik digital marketing memiliki cara kerja dan cara pengiklanan yang berbeda disisi tertentu. Memang seberapa penting sih mengetahui cara kerja dan cara pengiklanan digital marketing? Penting banget! Karena ini berhubungan dengan strategi digital marketing kita, budget hingga kelancaran dalam melakukan marketing. Nah kalau kamu ingin lebih fokus untuk memikirkan strategi pengembangan bisnismu, kamu juga bisa mencari digital marketing consultant atau perusahaan yang melayani pemasaran digital. Sehingga kamu tidak perlu repot dengan urusan teknis digital marketing.  Intinya kita perlu tahu saat kapan harus mendelegasikan sebagian tanggung jawab kerja pada ahlinya, ini demi kemajuan bisnismu juga kan?

 

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Compare
Wishlist 0
Open Wishlist Page Continue Shopping