WeCreativez WhatsApp Support
Konsultasi kepada kami, gratis!
Hi, ada yang bisa kami bantu?




Cari Tahu Lebih Dalam, Apa Saja Manfaat ERP Software Bagi Sebuah Perusahaan

<br/><br/><br/>Cari Tahu Lebih Dalam, Apa Saja Manfaat ERP Software Bagi Sebuah Perusahaan

Sebagian perusahaan di Indonesia mungkin sudah tidak asing dengan software yang satu ini yakni ERP (Enterprise Resource Planning) Software. IT company juga banyak yang telah menyediakan perangkat ini. Jika suatu perangkat banyak di cari, maka kemungkinan besar perangkat tersebut memang memiliki nilai manfaat yang harus dipertimbangkan bukan? Walaupun begitu, masih banyak juga perusahaan yang masih rag untuk menggunakan ERP software untuk mengotomatiskan pengelolaan dan pengintegrasian data perusahaannya. Ada baiknya kita mencoba untuk mengenal software bisnis yang satu ini.

ERP (Enterprise Resource Planning) software biasanya dikenal sebagai system informasi berupa software yang mengintegrasikan semua departemen dan fungsi suatu perusahaan seperti departemen penjualan, HRD, produksi atau keuangan, dengan menggunakan suatu perangkat komputer yang sudah terintegrasi. ERP di rancang untuk merencanakan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya perusahaan agar lebih efektif dan efisien serta dapat merespon kebutuhan pelanggan dengan lebih baik. Namun, seperti yang telah saya sebutkan sebelumnya masih banyak perusahaan yang belum banyak mengetahui tentang software ERP ini dan masih bertahan dengan cara-cara pengelolaan data perusahaan yang relatif tradisional. Lalu sebenarnya sesignifikan apa manfaat software ERP ini bagi sebuah perusahaan? Sebelum kita fokus pada manfaatnya, kita akan sedikit mengulas mengenai sejarah perkembangan ERP terlebih dahulu supaya kita bisa lebih memahami lebih mendalam.

Istilah ERP pada awalnya diciptakan oleh Gartner Group pada tahun 1990, walaupun sebenarnya secara konsep sudah ada sejak tahun 1960. Jauh sebelum itu, pada tahun 1880 ERP berawal dari konsep inventory management di Eropa. Adanya inventory management mampu memberikan keuntungan bagi perusahaan. Tetapi tekanan finansial mengharuskan perusahaan mengembangkan inventory management untuk lebih baik. Karena itulah, tepatnya tahun 1960 bertepatan dnegna penemuan computer, Inventory Management mengalami perkembangan.  Saat itu ERP hanya fokus digunakan untuk memanajemen inventaris dan kontrol di sektor manufaktur, tetapi sekarang  software ini telah dibutuhkan juga oleh berbagai sektor lainnya seperti jasa, pendidikan, ritel dan grosir, real estate, makanan dan minuman, kesehatan bahkan pemerintahan.

Aspek terpenting dari sebuah sistem ERP adalah integrasi, yakni menggabungkan berbagai kebutuhan data antar departemen dalam satu software sehingga memudahkan semua departemen berbagi informasi dan berkomunikasi. Dengan adanya sistem ERP, karyawan pada setiap departemen dapat lebih cepat dan mudah mengambil ataupun menyimpan data yang real time serta akurat sesuai kebutuhan departmennya. Begitupun akses data manajer dan pemangku kepentingan, sehingga decision maker dapat memantau indikator kinerja utama di seluruh perusahaan hanya melalui dashboard. Berdasarkan penjelasan diatas, beberapa manfaat yang bisa di dapatkan dari aplikasi ERP bagi perusahaan adalah :

  1. Mengotomatisasi dan mengintegrasikan banyak proses bisnis

Setiap perusahaan yang telah memiliki berbagai divisi yang saling menunjang visi perusahaan, akan dihadapkan dengan proses masalah pengelolaan dan pengintegrasian data/hasil kerja antar divisi. Sebelum teknologi digital berkembang pesat seperti saat ini, perusahaan pada dasarnya selalu mencari cara untuk lebih mengefektif dan mengefisienkan kinerja setiap departemen. Karena setiap department memiliki proses bisnisnya tersendiri, misalnya departemen HR (Human Resource) yang bertanggung jawab atas perekrutan, payroll, kualitas kinerja karyawan dll. Jika departemen HR masih di sibukan oleh masalah teknis administrasi data yang berkaitan dengan HR, maka performa HR pun tidak akan maksimal. Jangankan untuk memikirkan rekomendasi strategi dari sisi pengembangan karyawan untuk target perusahaan, HR harus disibukan bahkan tidak jarang menghabiskan waktu hanya untuk masalah teknis penginputan data yang dilakukan secara manual. Belum lagi jika banyak terjadi kesalahan yang harus di komunikasikan kepada departemen lainnya. Dengan aplikasi ERP, penginputan data akan secara otomatis tersimpan dan dikelola sesuai dengan proses kerja suatu departemen tertentu.

 

  1. Membagi data & praktek bisnis dengan lebih mudah dan cepat.

Biasanya, antar departemen memiliki irisan kinerja dengan departemen lain dimana hasil kerja dari departemen A bergantung pada bagian tertentu atau bahkan seluruh proses kerja departemen lainnya. Semakin banyak department yang memiliki irisan proses kerja maka, komunikasi dan pembagian data yang baik antar departemen sangat di perlukan. Jika tidak, kemungkinan proses bisnis perusahaan akan berantakan, tidak terjadwal, dan bukan hal yang tidak mungkin bahwa perusahaan akan mencapai batasnya untuk bergerak. Aplikasi HRM mengumpulkan data dalam satu database perusahaan, dan dengan mudah dapat di akses oleh departemen lain yang terkait. Tentunya otoritas pengambilan data dapat di atur sesuai ketentuan dan kebutuhan setiap department. Sehingga tidak perlu khawatir akan keamanan data yang tersimpan di database, karena setiap departemen hanya dapat mengakses data yang memang benar-benar di perlukan untuk menunjang proses kerjanya saja.

 

  1. Menghasilkan informasi yang real time

Data yang realtime diperlukan oleh setiap perusahaan karena perkembangan suatu perusahaan salah satunya bergantung pada kecepatan pemecahan masalah, apalagi jika masalah tersebut merupakan hal yang mengancam eksistensi perusahaan. Dengan menghasilkan informasi yang realtime, maka input data yang dijadikan pijakan dalam pengambilan suatu keputusan bisa dianggap valid. Perusahaan tidak perlu lagi menunda-nunda suatu keputusan yang di anggap penting untuk di lakukan karena data yang tidak up to date. Karena di latarbelakangi oleh tujuan percepatan dan ketepatan proses pengelolaan data perusahaan, aplikasi/software ERP mampu mengasilkan indromasi yang realtime. Misalnya pada department HR akan terlihat pada dashboard admin ERP, berapa banyak karyawan yang hadir, cuti, ataupun sakit pada hari itu, jika diperlukan maka dapat pula membandingkannya selama satu bulan, 2 bulan ataupun sesuai waktu kebutuhan hanya lewat sebuah dashboard. Dengan begitu, perusahaan dapat mendeteksi suatu gejala ketidaksehatan dalam pengelolaan karyawan yang akan berdampak pada target perusahaan dan dapat segera mempertimbangkan suatu tindakan. Begitupula pada departemen keuangan, penjualan dan lainnya.

 

Umumnya modul-modul yang terdapat dalam sebuah ERP system yakni : Inventory, HRM (Human Resource Management), CRM (Customer Relation Management), Financial, POS (Point Of Sales), dll. Modul-modul ini bisa di pilih sesuai kebutuhan perusahaan dan sangat mungkin mengalami perubahan ataupun perbedaan detail antar perusahaan, karena proses bisnis setiap jenis perusahaan berbeda-beda. Sehingga, dalam pemilihan software ERP perlu mempertimbangkan proses bisnis perusahaan yang di geluti supaya fungsi modul dapat berjalan dengan baik sesuai kebutuhan perusahaan.

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Compare
Wishlist 0
Open Wishlist Page Continue Shopping