WeCreativez WhatsApp Support
Konsultasi kepada kami, gratis!
Hi, ada yang bisa kami bantu?




Memahami Iklan Online dan Marketing Funnel Untuk Meningkatkan Penjualan

<br/><br/><br/>Memahami Iklan Online dan Marketing Funnel Untuk Meningkatkan Penjualan

Saat ini olshop (online shop) dari kalangan UKM banyak memanfaatkan medsos dan marketplace sebagai sarana marketing dan lapak penjualan.

Selain gratis dan mudah di buat, beberapa medsos dan marketplace besar juga memiliki pengguna yang semakin meningkat, itu artinya jumlah potensial customerpun semakin besar. Banyak yang mulai melirik iklan online untuk meraih target penjualan yang lebih baik. Tetapi tidak sedikit juga yang masih ragu untuk menggunakan iklan online karena pastinya berbayar dan belum memahami tentang efektifitasnya. Tapi siapa sih pebisnis yang tidak ingin barang/jasa yang ia jual laku keras di pasaran? Maka dari itu, setidaknya kita perlu punya wawasan mengenai pengiklanan online dan aspek yang harus dipertimbangkan untuk keberhasilannya.

  1. Iklan Online

Pertama-tama mari kita bahas mari kita bahas dulu mengenai apa itu iklan online dan apa yang dimaksud dengan efektivitas iklan online.   Iklan online adalah bentuk promosi berbayar mengenai barang, jasa, atau suatu organisasi/perusahaan tertentu yang dipasang di platform media online seperti media sosial atau aplikasi-aplikasi yang terhubung dengan internet. Iklan pada dasarnya bersifat mengajak, tetapi dalam iklan online, ajakan tersebut di sebarkan dengan pembacaan demografi, socio culture dan pertimbangan pengkilanan lain melalui teknologi pengolah data yang terdapat pada masing-masing media online yang di pakai. Ada beberapa jenis iklan online yang paling terkenal di kalangan masyarakat Indonesia, misalnya Instagram Ads ataupun Google AdWords. Sudah banyak juga agency-agency digital marketing yang menawarkan kepraktisan beriklan secara online untuk kamu yang masih awam mengenal digital marketing. Tetapi, apakah iklan online merupakan pilihan yang efektif untuk meraih target penjualan? Pastinya kita bertanya-tanya tentang ini sebelum memutuskan untuk menggunakan iklan online untuk mempromosikan bisnis kita.

Setiap Ads (iklan online) memiliki cara kerja yang beragam tetapi juga memiliki kesamaan misalnya Instagram Ads dan Google Adwords. Instagram Ads memiliki keunggulan disisi iklan dengan tampilan visual seperti gambar, katalog, dan video yang menarik pengguna instagram. Sedangkan Google Ads keunggulannya dalam hal keyword, dimana iklan bisa muncul ketika pelanggan sedang mencari produk yang ingin kita tawarkan. Dalam dunia per-google-an AdWords biasa kita sebut sebagai hasil pencarian anorganik, yang berbeda dengan SEO yang lebih mengulik optimasi di internal websitenya. Tetapi antara Instagram ads maupun Google AdWords keduanya memiliki suatu kesamaan prinsip algoritma, yakni dengan melacak kebutuhan user atau potensial customer melalui data dan aktifitasnya di instagram ataupun di google. Keduanya juga memiliki strategi dalam meningkatkan Awareness, Consideration, dan Conversion, seperti mendorong lebih banyak kunjungan ke situs bisnis kita. Pembayaran iklan pun bisa di sesuai budget yang kita siapkan untuk marketing bisnis kita. Tetapi, tentu saja jika bugdetnya minim, maka kecanggihan mesin pengiklan online ini akan kurang maksimal di rasakan dampaknya.

  1. Berkenalan dengan Marketing Funnel karena Marketing adalah sebuah proses

Sebelumnya kita sedikit menyinggung tentang objective ads seperti Awareness, Consideration, dan Conversion ya. Apa sih itu? Sebenarnya sebelum memutuskan untuk memasang iklan online dan sebelum kita menilai apakah iklan online yang kita gunakan efektif atau tidak terhadap target penjualan, alangkah lebih baik jika kita memahami bagaimana proses penjualan itu bisa dilakukan.  Sebab, melakukan marketing adalah sebuah proses, begitupun dengan cara yang di pilih yakni dengan beriklan. Mungkin sebagian dari kita sudah pernah menderngar tentang marketing funnel?

Nah, bagi yang baru mendengar tentang marketing funnel, marketing funnel adalah tahap perjalanan sebuah bisnis untuk mendapatkan penjualan atau proses yang di tempuh sebelum barang/jasa bisa terjual khusunya dalam bisnis online. Dengan marketing funnel, harapannya status potensial customer dapat meningkat dari yang awalnya hanya casual visitor menjadi pelanggan.  Baiklah, mari kita bahas sekilas mengenai tahapan marketing funnel.

     a. Awareness

Tujuannya  adalah untuk meningkatkan kepedulian, perhatian, terhadap suatu brand dengan memberitahukan tentang produk, aplikasi, layanan, atau bisnis kamu. Biasanya objektif ini digunakan oleh untuk membooster brand supaya menjadi brand besar.

     b. Consideration

Setelah awareness terbentuk, maka step selanjutnya adalah consederation atau proses calon customer untuk mencari tahu lebih lanjut mengenai bisnis kita dan mempertimbangkan untuk melakukan transaksi. Tujuannya yaitu membuat audiens mencari tahu lebih banyak tentang produk barang atau layanan dari bisnismu misalnya dengan klik situs web, video, ataupun jumlah jangkauan & frekuensi.

     c. Conversion

Tujuannya untuk meningkatkan penjualan produk, unduhan aplikasi, atau jumlah visitor ke toko kamu. Ini adalah objektif yang paling sering digunakan oleh e-commerce, karena titik tekannya adalah profit. Caranya dengan mencarikan audience yang siap untuk bertransaksi/membeli barang dari toko kamu.

     d. Loyalty

Tujuannya adalah untuk menjaga loyalitas pelanggan yang telah melakukan pembelian sehingga mereka tidak berhenti pada pembelian pertama, melainkan terus berlangganan bahkan menyebarkan pengalaman positifnya dalam bertransaksi maupun menggunakan produk kita kepada orang lain.

Jadi kesimpulannya, ketika kita beriklan online apakah itu menggunakan Instagram Ads, Google AdWords, maupun iklan online lainnya sebelum mengklaim bahwa iklan kita tidak efektif, hal-hal yang perlu di cek kembali adalah : Pertama, tujuan/target kita beriklan apakah sudah mempertimbangkan funnel marketing, lalu yang kedua, tentang pengaturan terkait keyword konten target iklan yang di setting dan ketiga, yang tidak kalah pentingnya yaitu budget! Karena budget yang minim membuat mesin pengiklan online kurang bisa optimal. Jadi, kamu bisa mengkonsultasikan bagaimana tips beriklan dan berapa anggaran yang diperlukan kepada ahlinya supaya iklan yang kamu pasang tetap efektif tetapi juga tidak overbudget. Apalagi jika kamu memiliki tools marketing lainnya misalnya seperti website, akun medsos atau toko di marketplace, kamu juga bisa memaksimalkan iklan lebih baik.

 

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Compare
Wishlist 0
Open Wishlist Page Continue Shopping